Penting! Aturan Minum Jus Untuk Anak Yang Harus Diperhatikan

Saat pertama kali memperkenalkan minuman sehat dari buah dan sayuran pada anak, hal pertama yang harus diperhatikan adalah usia mereka. Sebenarnya tidak ada aturan tertulis ketika memberikan jus untuk anak-anak, namun anda harus menyadari bahwa sistem pencernaan dalam perut mereka masih sensitif.

Jus buah dan sayuran adalah minuman sehat terbaik untuk anak.

Kenapa demikian?

Jus sehat kaya nutrisi, mineral dan vitamin penting untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan sang buah hati. Menurut hasil riset, anak-anak yang minum jus segar secara teratur memiliki resiko jatuh sakit lebih kecil dibandingkan mereka yang tidak meminum jus.

panduan memberikan jus pada anak

Memberikan jus pada anak ada aturan dan panduannya


Ada mitos yang beredar dikalangan masyarakat, minum jus membuat anak menjadi gemuk.

Faktanya, jus segar mengandung gula buah alami yang disebut fruktosa. Jenis gula yang terkandung dalam buah-buahan maupun sayuran ini mudah diserap dan dicerna oleh tubuh.

Semakin banyak penelitian dan studi yang menegaskan bahwa tidak ada hubungan antara minum jus dan menjadi gemuk.

Anak-anak yang rutin minum jus segar juga cenderung lebih menyukai makan buah-buahan dan sayuran.

Artinya, mereka sudah belajar pola makan sehat dari usia muda dan akan tertanam sampai dewasa nanti. Hal ini berkat dasar yang kokoh yang sudah anda berikan melalui segelas jus buah segar.

Tidak ada yang salah jika anda memberikan jus dalam kemasan yang dijual di toko-toko maupun super market. Yang perlu anda perhatikan yaitu mencermati komposisi bahan-bahan di dalamnya, hindari produk minuman jus yang mengandung pengawet, pewarna, gula tambahan, bahan emulsi yang semuanya merupakan bahan-bahan yang tidak baik bagi kesehatan anak.

Sebelum anda berencana untuk memberikan jus buah dan jus sayur untuk anak secara teratur, anda harus tahu aturan dasar atau panduannya.


Aturan Memberikan Jus Segar Untuk Anak-Anak

  1. Ketika pertama kali memberikan jus pada anak usia di bawah 12 tahun, usahakan mencampur sari buah dengan air putih matang (perbandingan 1:1). Jus terkonsentrasi (sari buah murni) mungkin saja tidak bisa diterima dengan baik oleh sistem pencernaan anak pada awalnya.
  2. Selanjutnya, amati perilaku anak setelah meminum jus pertama kali. Apakah ia merasa mual, mengalami diare atau keluhan lainnya. Jika iya, perhatikan jenis bahan buah atau sayuran apa yang dipakai, atau mungkin jumlahnya terlalu banyak dan tidak diterima dengan baik oleh perutnya. Kurangi jumlahnya atau hindari bahan tersebut jika tetap menimbulkan masalah setelah anak meminumnya.
  3. Khusus untuk jus sayuran seperti brokoli, selada air, kale, bayam dan jus buah bit sebaiknya diberikan dalam jumlah bertahap dan dicampur bahan buah yang familiar dengan lidah anak.
  4. Ajari anak untuk meminum jus dalam gelas, jangan minum langsung dari botol. Meminum jus dalam botol atau kaleng akan membasuh gigi dengan gula dalam waktu lebih lama. Efeknya, gigi anak akan mudah berkarat, muncul karies dan mungkin berlubang.
  5. produk jus buah kalengan

    Ajari anak untuk selalu menuangkan jus ke dalam gelas

  6. Libatkan anak dalam proses pembuatan jus agar ia lebih antusias menikmati segelas jus sehat yang anda buat bersama. Berikan nama yang unik pada setiap resep jus agar ia lebih mudah mengingatnya.
  7. Jus buah mengandung gula dan asam yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Untuk mengatasinya, berikan segelas air putih dan akan lebih baik lagi jika menyuruhnya berkumur. Tujuannya untuk membilas kelebihan gula dalam mulut anak.
  8. Waktu terbaik untuk memberikan jus pada anak adalah pagi hari, bersama dengan sarapan. Meminum jus dengan makanan akan memperlambat penyerapannya sehingga menghindari fluktuasi energi (perubahan tingkat energi). Karbohidrat kompleks dalam jus juga akan memberikan asupan energi selama berjam-jam di pagi hari ketika ia paling aktif.
  9. biasakan memberikan jus saat sarapan pagi

    Berikan jus pada anak bersama dengan sarapan pagi

  10. Beberapa resep jus bisa membuat perut kenyang dalam waktu yang lama. Hindari memberikan jus sebelum waktu makan karena dapat mengakibatkan anak tidak mau menghabiskan makanannya.
  11. Jangan menganggap jus buah dapat menggantikan makanan pokok (nasi dan lauk). Jadikan jus sebagai pendamping makanan anak agar asupan zat gizi dan nutrisi yang dibutuhkan bagi tumbuh kembangnya bisa terpenuhi.
  12. Beberapa anak mungkin suka minum jus buah karena rasa manisnya. Meskipun secara umum jus buah baik untuk kesehatan anak, atur lah pemberian jus dan selalu ingat bahwa moderasi adalah yang terbaik.
  13. Untuk memperoleh manfaat sehat dari jus secara maksimal, buatlah resep-resep yang beragam. Hal ini juga bertujuan untuk menghindari kebosanan atau kejenuhan anak meminum jus sehat.

Anak merupakan karunia terbesar bagi orang tua. Memastikan kesehatan dan tumbuh kembangnya berjalan optimal menjadi tanggung jawab setiap orang tua. Jus sehat dari buah-buahan dan sayuran bisa menjadi sumber nutrisi, mineral, serta vitamin yang sangat dibutuhkan oleh anak.

Mari berbagi :

tweet
Tahukah anda? 8 dari 10 orang Indonesia tidak menyadari manfaat dan khasiat luar biasa yang terkandung dalam segelas jus sehat? Luangkan waktu sejenak untuk berbagi ilmu dan informasi berharga ini melalui sosial media.
Notes :
1 gelas = 250 ml (mililiter ) air
1/2 gelas = 125 ml
1 gelas plastik air mineral = 240 ml

Cara membuat sirup gula :
Campur gula pasir dan air dengan perbandingan 1 : 1 kemudian rebus (seduh) beberapa saat sampai kedua bahan tercampur.

Ulasan resep lain yang banyak dicari :

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca resep dari kami. Bila anda memiliki pertanyaan, kritik, maupun saran silahkan tuliskan di kolom komentar ini. Tanggapan Anda sangat berarti bagi kami.